|
Think Positive
Saturday, April 26, 2014 • 12:43 AM • 0 comments Assalamualaikum...hai!Harini saya nk share tentang berfikiran positif...saya jadi terfikir nk share benda ni sbb sejak 2,3 minggu ni saya mcm...sedikit jiwa kacau...hehehehe..tension!!! so,semalam kawan baik saya ckp,kite kene berfikir secara positif...semua yg berlaku ada hikamhnya...Allah saja nk uji...teguh ke x iman kita...Bila saye fikir balik..yup,betullah apa yg kwn saya ckp ni...kawan saya pun ada ckp"A smile can hide a million tears" hahaha... apelah kwn saya ni...nk bermadah pujangga pulok....(apa itu bermadah pujangga sebernanya???) saya pun x tau :p ape2 pun bace lah ape yg saye tulis kt bwh ni... <3
Berfikir
positif dapat juga berarti kemampuan berfikir seseorang untuk menilai
pengalaman-pengalaman seseorang dalam hidupnya sebagai bahan yang berharga
untuk pengalaman selanjutnya dan menganggap semua itu sebagai proses hidup yang
harus diterima. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa
berfikir positif adalah menilai, mengorganisasikan, dan mengarahkan pikiran
secara sengaja dengan melihat segi-segi positifnya melalui perhatian dan verbalisasi
untuk mendapatka nilai positif. (Peale,1996)
Berfikir
menunjukkan berbagai kegiatan yang melibatkan penggunaan konsep dan simbol
sebagai pengganti objek dan peristiwa. Tujuannya adalah untuk memahami realitas
dalam rangka mengambil keputusan, memecahkan persoalan dan menghasilkan sesuatu
yang baru. Memahami realitas berarti menarik kesimpulan dan meneliti berbagai
kemungkinan penjelasan dari realitas eksternal dan internal setiap individu
berkuasa penuh. (Ulupi,1995)
Berfikir
positif bukanlah optimisme buta, akan tetapi lebih merupakan cara menilai
kembali sesuatu dengan melihat segi-segi positifnya. Cara melihat atau menilai
ini diarahkan pada hal-hal yang lebih memberi dukungan, seseorang individu
dapat melihat atau menilai sesuatu secara positif sehingga diharapkan akan
mendapatkan hasil yang positif pula. (Makin&Lindley,1994)
2.
Tujuan Berfikir Positif
Dalam
proses pikir sadar manusia ada 3 istilah bahasa verbal, pikiran visual dan
pikiran kinestetik. Pikiran verbal di eksprasikan dalam kata-kata, frase dan
kalimat. Pikiran visual merupakan gambaran mental yang biasanya terdiri dari
bayangan, gambaran-gambaran, potongan gambar, skema yang dilihat dan dipikirkan
oleh seorang individu. Sedangkan pikiran kinestetik adalah ekspresi dari
seluruh sensasi termasuk
reaksi emosi,
ketegangan dan pengalaman-pengalaman lainnya. (Ulupi,1995)
Jadi tujuan berfikir positif adalah
untuk mempertahankan tiga dimensi kerangka pikir yang positif dalam pikiran
sadar tersebut. Dengan kata lain, jika seorang individu memberikan perhatian
pada pengalaman-pengalaman positifnya dan memakai kata-kata positif yang
mengekspresikan pikiran (verbalisasi positif), maka hal tersebut akan
mendatangkan image positif dan memori visual dan perasaan positif dan memori
kinestetik.
Berfikir positif akan membawa
seseorang untuk mencapai kesuksesan dan keberhasilan. Orang yang berfikir
positif mengetahui dengan tepat apa yang mereka inginkan. Mereka berusaha
meraihnya dengan kepastian yang terarah dan usaha yang pantang menyerah. Dalam
diri mereka ada antusiasme, semangat yang tetap bertahan dalam setiap situasi
sulit, tidak pernah menyerah, mempunyai rasa percaya diri dan tidak pernah
ragu-ragu. (Peale,1998)
3. Cara Berfikir Positif
Ada banyak cara untuk berfikir secara
positif, diantaranya adalah seorang individu harus mengenal terlebih dahulu
pemikiran-pemikiran negatifnya. Dengan mengenal dan mengetahui
pemikiran-pemikiran negatifnya. Dengan mengenal dan mengetahui
pemikiran-pemikiran negatif, seseorang akan dengan mudah mengubah dari yang
negatif menjadi positif, misalnya :
Pemikiran negatif → Pemikiran Positif
Saya tidak berguna Saya memiliki
ketrampilan khusus
(menyalahkan diri secara umum) (kemampuan
pada bidang tertentu)
Ini akan menjadi bencana → Ada segi baik dan buruk tentang hal
Itu. (membesarkan kegagalan) Baiknya
adalah........buruknya
Adalah
(menilai hasil secara adil)
(Makin&Lindley,1996)
Salah satu metode untuk membuat alam
bawah sadar kita berkarakter positif adalah menyingkirkan ekspresi pemikiran
dan perkataan tertentu yang dinilai “agak negatif”. Karena hal “agak negatif”
ini kadang bida menjadi pasti bila semakin besar pemikiran itu semakin besar
pula peluangnya terjadi. Dan jika sifat “agak negatif” itu mula berakar dalam
pikiran kita, biasanya ia langsung terpatri dalam pikiran. Lama kelamaan ia
berkembang menjadi kekuatan akumulatif yang sangay dahsyat. Tanpa kita sadari
ia berkembang dari sifat “agak negatif” menjadi “sangat negatif”. (Peale,2006)
Cara terbaik untuk mengeliminasi itu
adalah dengan tegas menancapkan hal-hal positif tentang apapun dalam pikiran
kita. Karena dengan pikiran yang bersih dari hal-hal yang negatif akan
menghasilkan hal-hal yang positif. Jadi untuk menghadapi rintangan dalam hidup
maka tanamkan dalam-dalam ide positif di dalam pikiran alam sadar kita. Dan
tegaskan pemikiran bahwa rintangan itu bisa dihadapi
Sedangkan orang yang berbahagia dan
tenteram hidupnya ialah orang yang memikirkan setiap langkahnya secara akal
sehat. Dia melihat kemampuan dirinya dan selalu menarik kesimpulan dari
pertimbangan-pertimbangan dengan akal sehat (rasional). (Suparno,2006)
Di bawah ini merupakan suatu cara
bagaimana berfikir baik dan benar (positif) dengan melakukan cara penalaran,
yang konon bisa dipelajari :
1.
Harus berfikir secara kritis, hal ini
dilakukan agar apabila ada sesuatu keterangan yang tidak atau belum pasti
hendaknya jangan dipercaya begitu saja.
2.
Sebelum bertindak sebaiknya harus
berfikir terlebih dahulu untuk beberapa saat (konsentrasi).
3.
Pandangan harus lebih luas daripada
pikiran kita sendiri, sehingga harus waspada terhadap prasangka-prasangka
sendiri. Jangan menganggap benar apa yang kita sukai dan menolak apa yang kita
benci.
4.
Berfikir dua kali janganlah gegabah
mengambil keputusan atau mengemukakan pendapat seakan-akan kebenaran mutlak/terlalu
berani tanpa perhitungan.
5.
Bersikap terbuka, mungkin pendapat
kita dibenarkan/dikoreksi atau ditinggalkan sama sekali atas dasar informasi
yang benar.
6.
Hendaknya kita berfikir dalam jangka
panjang dan berpandangan luas.
7.
Kita harus bersikap kritis terhadap
apa yang telah dikemukakan oleh orang lain, untuk check and recheck juga
terhadap pendapat sendiri.
8.
Kita wajib bersikap optimis, mencari
segi-segi positif dalam segala hal dan berdiskusi juga dalam hal berfikir,
serta bersikap simpatik terhadap orang lain.
9.
Harus bertagwa, karena tagwa itu
sendiri adalah merupakan sumber kejujuran. Dengan bertagwa tentunya akan
diikuti oleh kewibawaan.
10.
Bersikap jujur, orang banyak belajar
dari kesalahannya sendiri, asal disadari dan diakuinya.
11.
Harus belajar terus-menerus.
12.
Bekerja dengan hati nurani yang tulus
dan berfikir secara teratur dan berencana, agar mampu tampil secara
profesional.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi
Berfikir Positif
Menurut Widarso,
faktor-faktor yang mempengaruhi berfikir positif yaitu :
a.
Optimisme
Seseorang merasa yakin atas apa yang dilakukan dan selalu melihat
sisi terang dari segala sesuatu.
b.
Kreativitas
Kemampuan individu untuk mengembangkan diri dan menciptakan segala
sesuatu yang berbeda dari orang lain.
c.
Percaya diri
Suatu sikap atau perasaan yakin atas kemampuannya diri sendiri
sehingga orang yang bersangkutan tidak terlalu cemas dalam tindakan, dapat
merasa bebas untuk melaksanakan hal-hal yang disukai dan bertanggung jawab atas
perbuatannya, hangat dan sopan dalam berinteraksi dengan orang lain, dapat
menerima dan mengenal kelebihan serta kekurangan.
|
The star owner
![]() ![]() WeChat here
Sweet Memories
Archive
CREDIT SECTION Full Edit by: @esharky_ Owner blog: Your Name Edit:HB
|